-sesuai janjiku yang akhirnya baru kesampaian, mari kita lanjutkan petualangan ini-
Setelah rehat sejenak, kami mulai nyari rollercoaster ultimate laennya, lebih tepatnya aku yang semangat, sementara yang laen ada yang semangat ada yang berusaha mencari cara supaya ga naek lagi,hehehe.. ternyata theme park ini luas juga ya, tapi ga berasa karena padatnya wahana-wahana dan orang-orang berseliweran. Akhirnya nemu juga, ”Texas Giant” dan “Titan”, diputuskan naek “Texas Giant” dulu, dan cuma bertiga. Hmm…ternyata Texas Giant ini wooden rollercoaster yang sangat besar, yup..rel-rel dan rangkanya dari kayu cuma keretanya ga dari kayu ya,bisa semaput yang ada ntar. Dulunya tahun 90-an sempet jadi world best rollercoaster (kalo sekarang udah banyak yang lebih gila lagi). Okay, mulai duduk, dan mulai berpikir, kok pengamannya sama sekali ga memberikan rasa aman ya, asa cuma ecek-ecek, lalu jadi mulai khawatir. Kereta pun melaju, ya ampun ini beneran rel-rel kayu jadinya perjalanan berasa ga mulus alias ada jegrukan-jegrukannya berasa (ga nemu kata yang lebih tepat,hehe), dan melajunya dengan kecepatan tinggi ajah, dan rollercoaster ini tuh rangkaian rangka kayu yang padat sehingga banyak trek yang melintasi rangka kayu dan berasa kayak mau nabrak aja, dan kenapa pengamannya bener-bener ga ngasih rasa aman, tingkat kengerian yang cukup tinggi sodara-sodara, dan palaku semakin pusing sampe matanya berair terus. Read the rest of this entry »







