dengarkan cicit burung kecil…

Januari 3, 2008

belajar dari 2007 [cont'd]

Diarsipkan di bawah: inside me — Tag: — natashasamosir @ 5:08 pm

masa-masa yang paling menegangkan buat ku selama kuliah adalah persiapan dan menghadapi ujian komprehensif atau beken disebut Kompre. Sejak awal kuliah, kompre tuh adalah momok buat aku. Aku selalu khawatir dan ga pd, apa aku bisa ngelewatin makhluk yang namanya kompre ini, berhubung ini bener-bener masa pengujian kapabilitas otak sebagai makhluk TK dengan bahan dari tingkat awal sampai akhirnya. Sebenernya setelah dijalanin untuk belajar bahan-bahan itu, timbul suatu penyesalan, kenapa ga dari dulu belajar kayak gini?? kalo ga kan nilai dan pemahaman aku tentang ilmu-ilmu pertekiman bakal jauh lebih baik. Masa-masa belajar pun dijalanin bersama kelompok belajar ceria “chessy bite bulgogi” dengan penuh perjuangan karena disela masa-masa penelitian dan dikejar pagi siang malam demi terseleseikan semua bahan. Kadang sedikit pede, kadang bingung banget, kadang khawatir banget, wah campur aduk lah.. Pake ada gosip kalo soal-soal kompre kali ini bakal beda banget, hihiiiw, bagus banget (baca: ironis lho..ironis). Akhirnya, siap ga siap, saatnya menjalankan kompre. Hmm..hmm..hmmm..kok banyakan ber hem ham hem pas baca.. kenapa ini soal isinya fisika ama mekflu kabeh? bahan yang tidak terlalu diajarkan dengan mendalam oleh yang bertanggungjawab mengajarkan. trus kenapa tingkat kesulitan tiap sesi beda-beda banget gini? duh, ketar ketir lah perasaan dan berkecamuk di dada.. Berasa malam penantian hasil yang panjang waktu itu (dan diisi dengan nonton film penuh intrik dan kekerasan di bioskop). Cuma bisa pasrah. Dan saatnya pengumuman. semua lulus. aku lulus dengan nilai cukup. senang? tentunya, orang tadinya mikir ga bakal lulus kok. tapi ada sedikit perasaan aku bisa lebih baik lagi kalo berusaha lebih kenceng lagi. Tapi setelah aku pikir-pikir, I should really thankyou to Him, aku bisa lulus gitu setelah segala ketidakyakinan akan kerjaan dirisendiri.

Aku hidup 4 tahun di dunia perkuliahan ITB dengan teman-teman yang aneh-aneh, blunder, suka makan tapi selalu ada di saat dibutuhkan. Pada tahun ini, ketika setiap pribadi justru terpisahkan oleh tempat dan kepentingan serta menempuh jalan dan mimpinya masing-masing, kami malah semakin dekat.. semakin merasa satu keluarga, semakin saling mendukung. Malah kadang semakin sering ngadain acara bareng (berlaku buat yang bisa ngumpul, hehe..tapi yang jauh di mata tetep dekat di hati kok). Yang namanya sahabat bukan cuma curhat kok, ceria ada, berantem juga ada..hehe… Dan aku bener-bener bersyukur dengan adanya persahabatan ini, yang ada dekat di hati. Salah satu harta yang penting di dunia, aku dapet lewat hidup kuliah ini. Keluarga gombalgembul.

Aku tipe orang yang ga percaya diri. Aku orang yang berusaha ceria dan deket ama orang lain, tapi ga pede untuk sampe disukain orang lain. Tahun ini? aku disadarkan banyak hal. kok disadarkan? ya, karena ada yang ngasih tau, baik langsung ataupun lewat orang lain. Ternyata aku bisa jadi sosok yang menyenangkan dan berarti buat orang lain. Buat aku perasaan ini positif banget, ketika diri kita bisa berarti buat orang lain. Cukup ada kisah tentang ini yang mewarnai hidupku di tahun ini.

Terakhir, yang mau aku syukuri adalah..aku bisa merasakan jatuh cinta.

& Komentar »

  1. mana postingan resolusi tahun 2008??
    for a better natasha!!hehehe…

    Komentar oleh dimaskodri — Januari 7, 2008 @ 10:10 pm

  2. Ca, aku warna biru…
    tak ada yah…
    Biru adalah warna yang menentramkan hati, menyiram relung kalbu…

    Komentar oleh cabindut — Februari 11, 2008 @ 3:23 pm


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.